DANCER GHOST
Di kota Surabaya
sedang diadakan acara mencari bakat untuk anak-anak
SMA. Audisi berlangsung sampai akhirnya terpilih
2 Grup yang akanmasuk final, yaitu A dan B. Mereka berlatih sekuat tenaga
agar bisa menjadi juara.
Dan hari untuk
final tiba…. Dan inilah penampilan mereka
!
Juri 1 : Penampilan untuk A bagus,
suara mungkin harus dilatih lagi,
kostum lumayan, mungkin kalian harus lebih kompak dancenya.
Untuk B suara oke, kostum keren,
perfect.
Juri 2 : Untuk A suara
kalian udah bagus mungkin dance kalian yang
harus dilatih lagi. Untuk B kalian
kereeeeeeeeeeeeeeeen banget.
A dan B : terima kasih.
Juri 1 : dan kami
memutuskan pemenangnya adalah…………………… GrupB !!
Grup B :
horeeeeeeeeeeeeee !!
Juri2 : untukGrup A jangan berkecil hatiya!
Semangat !
Grup A : iya terima kasih.
Akhirnya mereka bersalaman dan pemenangnya Grup
B, sehingga membuat Grup
A tidak suka / iri. Pemenangnya bias rekaman dan terkenal. Manajer Grup
B sangat bangga mereka bias menang. Namun,
dia mempunyai niat jahat yaitu hanya ingin mengambil uang dari jerih payah
yang dilakukan Grup B selama ini. Untuk mengambil uang itu,
sang Manajer berniat untuk membunuh artisnya.
Tingtong Tingtong (bel berbunyi)
Nur : Siang, mbak.
(sambil mencium pipi sang Manajer)
Manajer : Hey, sayang… Akhirnya datang juga. Gimana udah siap untuk latihan lagu terbaru kalian
?
Nurma :
Siap dong ! (angkat jempol tangan)
Manajer :okeh, kalo gitu kalian kebelakang dulu ya…
Nur :
oke, mbak.
Lalu tiba-tiba saat mereka sedang mengobrol,
sang Manajer menyerang dengan pisau dari belakang. Dan mereka mati seketika. Manajer mengubur mereka dibelakang rumah latihan
(basecamp).
Manajer : akhirnya uang mereka jadi milikku.
Hahahaha
Banyak wartawan yang
mencari mereka karena sudah lebih dari 1 minggu tidak muncul di tv. Tak hanya wartawan dan fans yang bingung namun Grup A pun juga bingung kemana mereka pergi.
Dewi :
kemana ya mereka?
Ayu :
halah..ngapain mikirin mereka? Gak penting banget.
Marga :
gak boleh gitu, ayu. Jahat namanya.
Ayu :
yayayaya. Terus kita harus gimana ?
Ratna :
kita ke basecampnya aja atau tanya Manajernya ?
Dewi :
langsung ke basecampnya aja gimana ?
Ayu :
okelah, ayo!
Sesampainya di basecamp, ternyata pintunya tidak tertutup dan mereka masuk. Mereka melihat sang
Manajer yang sedang sibuk menghambur-hamburkan uang bersama salah satu Juri di acara mencari bakat dulu.
Manajer : hahaha akhirnya kita bias dapet uang banyak.
Juri 1 :
hahaha iya. Berani banget kamu membunuh mereka ?
Manajer : halah.. mereka itu kan anak kecil. Gampang
di bohongi.
Juri 1 :
hahaha bener-bener.
Tiba-tiba Grup B langsung masuk.
Marga :
ya ampun… jadi kalian hanya ingin mengambil uangnya?
Manajer : kalian ngapain disini ?
seenaknya masuk rumah orang ! (sambil membentak)
Ayu :
liat aja kalian bakal kita laporin ke polisi. Kita udah rekam kalian tadi.
Dewi :
yuk kita ke polisi !
Juri 1 :
tangkep mereka !
Manajer : kena kamu ! hahaha
kalian gak bakal bias lolos dari aku.
Juri 1 :
hahaha iya. Ketangkep semua kalian.
Manajer : mana rekamannya ?
Ratna :
gak bakal aku kasih !
Juri 1 :
oke kita bikin perjanjian aja gimana ?
Ayu :
perjanjian apa?
Manajer : gimana kalo kalian
kita jadikan artis yang terkenal, kita gak bakal jadiin kalian go internasional !
Juri 1 :
bener banget..setuju ?
Manajer : kalo kalian gak mau, kalian
bakal mati !
Dewi :
okeoke kita turutin. Asal jangan bunuh kita.
Akhirnya mereka memulai menjadi artis, banyak
job yang mereka dapatkan tapi mereka tidak mendapat kan uang yang sebanding. Saat latihan Manajer dan juri 1 berniat untuk membunuh mereka.
Manajer : kemana Ratna jam
segini belom dateng?
Ayu :
gak tau. Macet mungkin.
Juri1 : yaudah.. Dewi, Ayu ikut aku kebelakang. Marga ikut manajer ya...
Manajer : ayo!
Di saat itu ternyata mereka dibunuh oleh Manajer dan juri 1 itu,
dan saat itu Ratna melihat pembunuhan teman-temannya itu. Dia menangis dan berteriak. Namun dengan cepat manajer membungkam mulutnya, dan membunuhnya juga.
Manajer : mereka semua akhirnya mati.
Juri 1 :
capek juga ya..tapi menyenangkan.
Manajer : hahaha bener banget.
Akhirnya arwah Grup A dan B itu gentayangan saat Manajer dan Juri itu bersenang-senang malam harinya.
Nur :
hey kalian… kalian sudah membunuh kita. Tanpa kalian kita bias terkenal kok.
Dewi :
iya..kalian kejam banget !
Ayu :
ayo guys tunjukkin kemampuan kita ke mereka yang udah nyia-nyiain kita.
Dan akhirnya mereka menari didepan Manajer dan Juri. Karena ketakutan mereka kabur dan menyerahkan diri ke polisi telah melakukan pembunuhan.
~ THE END ~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar