Setiap malam selalu ku lihat wajahmu
dalam foto.
Lalu aku bertanya dalam hati
"Apa kabarmu disana? Sedang apa ya kamu? Apa sudah makan? Baik-baik saja
kan?"
Lalu ku lihat lagi fotomu, ku
cium tepat dikeningmu sambil berkata
dalam hati "semoga kamu selalu dilindungi Allah. Lebih baik aku yang sakit
daripada dia, Allah. Jaga dia, Ya Allah"
Ku lihat lagi wajahmu dalam
foto, aku tersenyum tapi air mata itu tiba-tiba menetes.
Mungkin karena aku sadar,
kamu bukan milikku lagi.
Ku usap sendiri air mata itu,
lalu ku coba untuk memejamkan mataku tapi tak bisa.
Aku merasa ada yang
mengganjal pikiran dan hatiku setiap malam, yaitu Kamu.
Sampai aku tak bisa menahan
jatuhnya air mataku meskipun berulang kali ku usap sendiri.
Sehingga setiap malam aku tertidur
dalam tangis :’)